Pos

Menampilkan postingan dari Juni, 2012

DIY : {bizma_m44} Sambung kabel audio ke roof monitor Grand Livina 2011


sumber : kaskus 
Ijin sharing,
Hari ini ambil cuti karena ada keperluan, nah setelah keperluan kelar jadi mikir...enaknya ngapain yah? Teringat tempo hari ada yg ngajarin cara ngelewatin kabel via plafon, nah mending praktek deh...

Tujuan = menyambung line output audio di roof monitor GL 2011 (aslinya cuma ada FM modulator yang suaranya...horor), menuju audio input head unit, saya menggunakan Kenwood DPX-MP7090U.

Bahan : - kabel RCA, 3 meteran
- solder dan timah
- obeng, gunting, isolasi
- sapu lidi buat macing kabel (abis..cari kawat gak nemu...)

Start jam 12, selesai setengah 3, kepotong makan siang. Mungkin kalau ada bala bantuan pasukan turbo bisa lebih cepet kelar...saya sendirian ngerjainnya

Langkah 1; semedi, rencanakan jalur kabel RCA. Berhubung kabel saya terbatas jadi ambil jalur terpendek saja. Mungkin kalau anda juragan kabel bolehlah kabel diulur muter dulu ke bagasi....hehe..
gambar 1 - jalur kabel

Langkah 2; buka sekrup roof monitor, ada 4 biji, awas sewaktu sekrup terakhir dibuka tahan dengan tangan supaya monitor tidak jatuh....ceritanya laen nanti...
gambar 2 - Swan Ice RM-800

DIY : {diptakirana} Aktifkan Taillight bagian Tailgate di Kia Sportage


sumber : kaskus
Selamat sore Sportagers skalian ^^

Ada yg bertanya via pm kepada saya mengenai taillight bagian tailgate kok nyala sedangkan di Indo kan ngak ada bohlamnya, nah ane jawab disini aja yah agan, skaligus sharing2 informasi bwat smua pemilik dan calon pemilik sportage

Jadi, perkenalan sesaat kalo sportage versi Indo itu sama dengan Sportage versi UK, dimana taillight bagian taillgate nya innactive, jd kesannya putus gt XD
Jika ingin membuat nyala, maka kita mengkiblat pada Sportage versi US yg taillightnya nyala penuh, wkwk..

Step1:
Buka taillight bagian bagasi, caranya sangat simple, buka cover di kiri ama kanan bagasi yg memberi akses ke taillight tengah lalu didalam terdapat baut yg harus dilepas.. sesimple itu kok untuk nyopot ^^
Ketika telah dibuka, maka akan terlihat seperti ini:
gambar 1 - Bagian Blakang Lampu

Nah kan ada label A dan B tuh, disitu lah lokasi bohlam akan dimasukan.. Maka dengan ini lanjut ke step2~

Service Rutin AC Next G : Cuci Evaporator, Oli Kompresor, Filter Dryer di Star AC Kutai Surabaya

Bila merujuk pada catatan service pemilik sebelumnya, service rutin AC Next G sudah dilakukan kira-kira sudah 3 tahun lalu. Waktunya service lagi biar lebih fresh, karena tidak ada catatan kapan terakhir kali ganti filter dryer maka diputuskan sekalian untuk menggantinya. Tepat Sabtu tanggal 23 Juni 2012, Odometer menunjukkan angka 108.645 km, newbie melakukan service Next G di Star AC jl Kutai 45 Surabaya.


 gambar 1 - Cek dulu tekanan freon - kondisi baik

 gambar 2 - Blower dan Evap mulai dibongkar, cukup lepas laci kiri

{Martono} Substitusi Joint Stabil / Link Stabil depan Aerio dengan Suzuki SX4

sumber : milis Aerio Indonesia (aerioindonesia@yahoogroups.com)


2 minggu lalu ganti joint stabil depan di motoreko direkomen pake punya SX4, menurut mereka barangnya sama cuman beda part number + beda harga, dan yang pasti harganya lebih ekonomis.
Agak aneh memang dengan barang yang sama hanya karena beda peruntukan harganya jadi berbeda.
Secara fisik gak ada bedanya antara aerio & SX4, tapi secara harga lumayan bedanya, lebih murah 30%. Kena Rp.193.500,- disc 10% jadi Rp.174,150,-.
Tanya ke sentosa motor atrium harganya juga 174rb utk aerio ato sx-4 sama, jadi beli di beres aja harganya sama.
Berikut penampakannya.

gambar 1 - Join Stabil SX4 vs Aerio

gambar 2 - kemasan
--
Regards,
Martono.
AIC-217

DIY : Pasang Infant Car Seat Booster (Rear Facing Car Seat)

 gambar 1 - Si kecil terpasang pada Infant Car Seat
 gambar 2 - Infant Car Seat terpasang pada kanan belakang mobil

Rear Facing Car Seat vs Forward Facing Car Seat, kapan menggunakan, crash test disertai Video

Dalam kesempatan ini newbie mencoba sharing pengetahuan mengenai Rear Facing Car Seat vs Forward Facing Car Seat. Karena newbie juga baru tau kalau Anak-anak yang masih kecil (di bawah 2 tahun)  mempunyai struktur tulang dan otot leher (spinal cord) yang rentan sehingga penggunaan Forward Facing Car Seat untuk anak-anak tersebut masih berpotensi kepada kecelakaan yang serius, kelumpuhan bahkan bisa berujung kematian. Maksud saya bukan Forward Facing Car Seat berbahaya untuk anak di bawah usia 2 tahun karena tanpa Car Seat justru lebih berbahaya lagi, melainkan maksud saya adalah penggunaan Rear Facing Car Seat untuk anak di bawah usia 2 tahun lebih aman dibanding Forward Facing Car Seat.

Anak-anak yang ikut serta di dalam mobil memerlukan proteksi juga seperti halnya orang dewasa. Pada mobil umumnya sudah terdapat Seat Belt agar penumpang / pengemudi mobil tidak terhempas dari tempat duduk apabila terjadi benturan / tabrakan. Sejak ditemukan seat belt dari survey (silahkan googling) terjadi penurunan akibat fatal dari kecelakaan. Permasalahan terjadi untuk anak-anak karena seat belt ini diperuntukkan bagi orang dewasa, meskipun beberapa seat belt dilengkapi height adjuster tapi tetap terlalu tinggi buat anak-anak. Mengatasi keterbatasan ini dipakailah tambahan tempat duduk khusus anak-anak atau secara general kita sebut Car Seat. 

Car Seat sendiri terdiri dari beberapa macam :
  • Infant Car Seat and Carriers
  • Convertible Car Seat
  • Combination Car Seat
  • Booster Car Seat
  • Seat Booster
Sedangkan berdasarkan posisi duduk anak terhadap mobil, dibedakan menjadi dua :

  • Rear Facing : Anak duduk menghadap ke belakang
  • Forward Facing : Anak duduk menghadap ke depan


video
video 1 - Simulasi crash test Rear Facing Car Seat vs Forward Facing Car Seat

video
video 2 - Simulasi Anak 6 tahun nabrak kecepatan 56 km/jam dengan dan tanpa car seat booster


DIY : {witjak bobi} Pasang Heat Wrap pada Custom Header Stainless AIC 241 - Aerio


sumber : milis AIC AerioIndonesia@yahoogroups.com
Akhirnya bisa terlaksana juga masang Heat Wrap di Custom Header AIC 241. awalnya dari iseng2 ngobrol sama om Dix tentang heat wrap dan fungsinya, trus coba cari via internet dan ngubek2 pas di Tumplek-Blek kemarin tapi ga dapet, yg via internet (impor) juga stocknya kosong. akhirnya dapet yang produk lokal bahannya sejenis Glasswool putih. Berikut detailnya (gambar terlampir):

bahan-bahan:

  • Heat wrap +/-  8 meter untuk 1 Header (harga Rp 15.000/mtr kalau beli 1 gulung/20mtr)
  • Klem 1.1/4-2"  7pcs dan klem 2.1/4" 1 Pcs

alat-alat:

  • gunting
  • ember kecil (untuk merendam heat wrap)
  • meteran

Langkah-langkah:

  • Tunggu header sampai dingin atau dibantu dengan dikompres pakai lap basah.
  • Ukur dan potong heat wrap sesuai kebutuhan panjang masing-masing pipa header (perlu diperhitungkan melebihkan panjang heat wrap salah satu pipa untuk lilitan pada pertemuan sambungan pipa).
  • Rendam heat wrap sebelum dipasang (untuk mengurangi efek "brudul")
  • Lilitkan 2-3 putaran heat wrap pada ujung pipa yang menyatu dengan blok mesin (kondisi header terpasang, kalau header belum terpasang mungkin bisa dari arah sebaliknya) kemudian ikat dengan menggunakan klem dan lilitkan kembali heat wrap sampai pipa terbungkus semua dan di ikat kembali ujungnya dengan klem.
  • Perhatikan celah pada pipa-pipa header untuk memutuskan arah lilitan heat wrap apakah kearah kanan atau ke kiri, pilih yang lebih mudah untuk melilitnya.
  • Setelah selesai header terbungkus heat wrap nyalakan mesin dengan kap tetap terbuka untuk membuang/menguapkan sisa air rendaman yang masih ada pada heat wrap.

 gambar 1
 gambar 2

DIY : {b.i.m.o} Melepas panel knop AC Aerio / Next G Facelift

sumber : kaskus

Untuk knop hazard udah di ditulis atas ya om..(baca di sini) untuk panel ac, tinggal buka 2 baut di kiri dan 2 baut di kanan ajaaaa (yang dilingkari warna ijo)

gambar 1

by b.i.m.o

DIY : {b.i.m.o} Copot tombol Hazard untuk mengganti lampu background di Aerio / Next G Facelift

sumber : kaskus

Utang Otodiy yang ke-2, yaitu cara melepas knop hazard lalu mengganti lampu kecil di dalamnya supaya tombol hazard ini bisa nyala saati kita nyalakan lampu kecil. Ini untul baleno/aerio facelift..

Caranya gampang kok..

1. Buka panel caranya spt yg sudah ditulis om richard (DIY OM Richard)

2. Panel sudah terlepas

gambar 1
3. Tekan pengunci knop hazard yg terletak di atas dan bawah (garis warna merah) sambil ditekan ke depan (panah warna kuning)
gambar 2

DIY : {b.i.m.o} Melepas dan mengganti bohlam foglamp Next G Facelift

sumber : kaskus

Sesuai janji ke om singachu, berikut otodiy buatan gw utk mengganti bohlam foglam baleno next g. Ga spt baleno/aerio yg non facelift yg musti lepas bemper, untuk baleno facelift ini caranya simple dan ga perlu alat apapun selain tangan doank..

1, Cabut foglamp ke arah depan. Awalnya agak keras, tapi gpp terusin aja

gambar 1
 2. Nah, batok lampu foglamp udah kelepas.
gambar 2

DIY : {kijangtua} Buka dan bersihkan filter kabin dan kipas blower AC Hyundai i10

sumber : kaskus
Gw lagi otodiy bersihin filter kabin dan kipas blower Hyundai i10… gejalanya kalo filter kabin kotor ac jadi gak dingin, semburan berkurang, dan bunyi ac gemuruh...
kosongin dulu lacinya biar enteng…
kalo mo bersihin kipas blower langsung tengok aja di kolong, lepasin soketnya dan buka 3 sekrup nya….

 gambar 1
dan blower pun tercopot… hmm.. rada2 kotor sih bilah2nya…enaknya dicuci nih…

 gambar 2

DIY : {kijangtua} Perbaiki handle pintu dalam / di door trim Aerio yang patah

sumber : kaskus

handel bagian dalam / door trim patah
lanjoot lagi om.... sbetulnya kerusakan ini akan sangat jarang terjadi, kerusakan ini gara2 gw sotoy ngebongkar gak baca otodiy akhirnya jadi sperti ini...
ini handel doortrim gw terpecah jadi 3 bagian :


 gambar 1

ini lem yg gw pake, beli di hypermart harganya pas kebetulan diskon jadi sekitar 20rb-an.. kalo klaimnya sih hebat 2500lbs/sq-in... tapi setelah gw baca2 lagi keknya gak cocok buat plastik tapi gapapa deh gw coba...
btw ini foto gw ambil dr mbah google, kalo lem yg gw tertulis beneran 2500lbs

 gambar 2
pertama2 gw lem dulu bagian2 yg patah2 tersebut menjadi utuh kembali.. gw diemin sampe 24 jam

DIY : {kijangtua} Copot tombol Hazard untuk mengganti bohlam background tombol Hazard di Aerio

sumber : kaskus
lanjutan dari lampu panel ac
13. sekarang gw mau lepasih tombol hazard... btw knobnya yang merah ternyata bisa dilepas loh.. tapi ternyata gak ngaruh apa2
 gambar 1
14. pertama2 gw pelajari seperti apa sih bentuk dibelakangnya.. ini foto gw ambil dari arah dalam nah terlihat ada klem penjepitnya... trus gw pake sumpit hokben buat nekennya...
 gambar 2

DIY : {kijangtua} Copot panel knop AC Aerio (untuk mengganti lampu background panel ac)

sumber : kaskus
lanjutin lagi ahh otodiy nya... kali ini gw mau nyopotin panel knob ac dan saklar hazard gara2 lampunya mati...

modalnya cuma obeng + aja

1. buka panel laci dengan mendorong engsel di sebelah kanan...

 gambar 1

2. lepasin kawat baja yang ngatur heater ac... kalo gw urutannya seperti digambar, 1. pertama renggangin klem penjepitnya dan tarik kabel bajanya tapi gak sampe lepas dan masih dalam posisi setengah terjepit... 2. kedua lepasin ujung kawat baja dengan menekan klipnya yang ada pentolannya tapi gak sampai lepas juga... balik lagi ke step 1 untuk lepasin kawat baja dari klem penjepitnya kemudian baru ujung kawat baja yang ngiket ke pentolan tuas...
 gambar 2

DIY : {kijangtua} pasang ekstention antena alarm untuk menguatkan sinyal remote


sumber: kaskus
met pagi semua... pengen bikin otodiy nih tentang alarm... masalahnya alarm gw kadang gak mau respon kalo gw pencet2 dari luar.. apalagi dari jarak jauh samasekali jangan diharapkan dah..

padahal kondisi baterai baru dan pcb remote dah gw bersihin.. tapi tetep aja lemot... pertama2 gw analisa dulu, gw masuk ke mobil, tutup pintunya trus aktifkan alarm dan ternyata mau respon.... trus gw keluar mobil jarak 2 meter kaca ketutup semua gak mau respon... hmm.. jangan2 sinyal dari remote gak ketangkap ama antena modul alarm...

ini alarm umurnya waktu itu ada kali 8 taon, cuma alarm murahan buatan cungkok merek type R... nih penampakan remote alarmnya...
gambar 1 - remote

sebetulnya kalo gw ganti sih bisa aja dan gak mahal kok, untuk alarm sekelas itu paling 300rb-an... cuma gw penasaran aja nih.. jadi gw akalin

pertama liat dan pelajari manual book nya, disana ada diagram wiringnya... cari kabel antena-nya... ditulis antena of high hain...
gambar 2 - manual