Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

DIY : {kinoy} Ganti busi Avanza type S 2005

sumber : kaskus

inih waktu genti busi avanza type s taon 2005

alat kerja:
1. kunci 10mm
2. kunci busi 16mm

cara kerja:
1. liatin dulu mesin nya
gambar 1

2. buka selang flexibel filter udara pake kunci 10mm. baut nya ada di deket radiator sebelah kanan (dr posisi kita berdiri). kendorin juga baut klem nya pake kunci 10
gambar 2

{ivandi89} Review K&N, JFC replacement air filter pada livina

sumber : kaskus
agan2 di sini, ane mao ksh review tntang air filter replacement. review ane usahakan seobjektif mungkin tanpa pro ke 1 produk saja. so far ane ud coba 2 merk utk livina, yaitu k&n dan jfc.

 
gambar 1 - k&n (ud pk 30000km), jfc (baru), standar (baru)

JFC
1. secara fisik, cetakanny agak miring2 dan karetny lebih keras dibanding k&n.
2. pertama kali buka ada kyk sisa2 benang gt di permukaan filter, jd perlu dibersihin dulu pake kuas.
3. ndot2an berkurang jauh (untuk transmisi manual).
4. tarikan sedikit lebih enteng dibanding filter standar.
5. worth the money, harga 3x dr filter standar tp bisa dicuci & dipake ulang.

DIY : {lacquer} Cara reset ECU Livina

sumber : kaskus

Cara Reset ECU Manual :
Instructions :
Step 1 Confirm that accelerator pedal is fully released, turn ignition switch ON (NOT start) and wait 3 seconds.
Step 2 Repeat the following steps procedures quickly five times within 5 seconds.
Fully depress the accelerator pedal (HARD).
Fully release the accelerator pedal.
Step 3 Wait 7 seconds, fully depress the accelerator pedal and keep it for approx. 10 seconds until the CEL starts blinking.
Step 4 Fully release the accelerator pedal (while the CEL is still blinking)
Step 5 Wait about 10 seconds.
Step 6 Fully depress the accelerator pedal and keep it for more than 10 seconds.
Step 7 Fully release the accelerator pedal (The CEL light will continue to blink).
Step 8 Turn ignition switch to OFF position and now you can start the car.
The CEL light should be gone. If the CEL light continues to remain ON, repeat the above steps.
Remember, timing is EXTREMELY critical to resetting the ECU
by lacquer

by 515635
Edit: Added the "Easy Method" for ECU Reset

The Easy Method:

After experimenting with different timing, and reading posts by other members, I've come up with a condensed method of doing this reset. This method works EVERY time, even w/o a stopwatch. I've used this method successfully a dozen times, or so, now w/o a watch. After a few times, you won't need a watch or instructions. You'll get so darn good at it, you'll find yourself doing it while waiting at a traffic light.

Timing is not as critical with this method...no stop watch needed. Just count in your head...one-one thousand, two-one thousand, etc, or use stop watch. The most critical step is step #3....wait 10 sec, instead of 7.

1. Ignition "ON", count to 3.
2. Depress/Release pedal 5 times...hard and fast.
3. Count to 10 (not 7!) and fully depress pedal
4. Count to 12 (SES should be blinking), release pedal
5. Count to 10, depress pedal
6. Count to 10, release pedal.
7. Turn off ignition, then start engine. Done!

{nenglivi} tips pasang whitewall di roda Livina

sumber : kaskus
Om2 liviner,ane mau kasih inpo sedikit cara pasang ww,kebetulan kemaren pas ane pasang isenk skalian ane potoin...barangkali ada om2 disini ada yang mau tampil retro jeunglivinya jadi tahu caranya,ini om stepnya:

gambar 1

 
gambar 2

DIY : {sant} Pasang peredam pintu Livina

sumber : kaskus
DIY pasang peredam Livina (resiko tanggung sendiri ya,)

Proyek 1
Pintu depan Kanan Kiri

Bahan : -2 Lembar peredam Aspal (merk terserah bos, di kaskus banyak yang jual)
-Obeng min dibungkus kain
-Obeng +

1. Lepas Clip yang berbentuk huruf C di handel pintu, caranya lihat gambar ya, hati2, soalnya gampang patah clipnya...
gambar 1 

2.Buka Baut di pegangan pintu dalam dengan obeng + (lihat Foto )

 gambar 2

DIY : {pio_cheonk} perbaiki fuel sender aka meteran minyak Livina Series

sumber : kaskus
Salam klikers,newbi coba bikin trit,moga bisa membantu agan2 sekalian,didasari atas keluhan ortu atas mobil grand livinanya yg meteran minyaknya gak akurat,kdg hidup,kdg naik dikit,kdg gak naik sama skl,sampai lampu peringatannya hidup,mk ts memberanikan diri membongkar itu fuel sender,dgn modal sedikit keahlian otomotif tambah kenekatan,hehehe,prosesnya gan

gambar 1 - Parkir di tempat teduh

bongkar bangku baris kedua diblkg supir pakai kunci 14,buka dl kipnya

gambar 2 - ada 4 bautnya

DIY : Ganti core valve stem aka isi pentil ban mobil yang bocor dengan punya sepeda motor

 
 gambar 1 - Core valve ban mobil vs core valve ban sepeda motor

Bermula dari ban yang kempes saat hendak pulang dari satu lokasi, setelah mengganti dengan ban serep dan pulang. Ternyata tekanan ban tersebut tersisa 11 psi, selanjutnya newbie pompa ulang dan coba mencari kebocoran baik secara fisik melihat apakah ada benda asing seperti paku yang menancap sampai newbie celupkan ke dalam bak berisi air untuk melihat apakah ada gelembung yang timbul tanda ada kebocoran. Ternyata baik dari ban, velg, bibir ban yang menancap ke velg, serta pentil (valve stem) tubeless yang menempel di velg tidak ada kebocoran sama sekali, rembesan kecil malah terdapat pada isi pentil (core valve) tempat mengisi angin. Nambak ada gelembung kecil-kecil bila pentil ini direndam. Hmmm kecil tapi lama-lama abis. Ada dua opsi yang terlintas, cara pertama dengan mengganti pentil secara keseluruhan, cara kedua dengan mengganti isi pentil alias core valvenya saja. Tapi cari di mana partnya ? Toko sepeda ? Atau paling banyak ya ke tempat tukang tambal ban.

Browsing-browsing soal pentil yang ternyata bahasa inggrisnya Valve Stem, ternyata setidaknya ada 3 jenis valve stem : Schrader, Presta dan Dunlop. Singkat kata pentil yang dipake di ban mobil adalah Schrader. Lha kalo sepeda motor, dilihat dari bentuknya ya mestinya schrader. Berarti tinggal ke tukang tambal ban ato cari pentil ban bekas aja. Tiba-tiba newbie teringat pernah menyimpan core valve dari ban sepeda motor yang sobek ban dalamnya, dulu iseng aja simpan dan diletakkan ke tool kit di bagasi sepeda motor. Cari ah, eh ternyata masih ada....... hmmm sama gak ya ? dari penjelasan di wiki sih harusnya satu ukuran..... coba ah skalian bereksperimen dengan ganti isi pentilnya mobil pake punya sepeda motor.

gambar 2 - Schrader Valve stem : core valve dibuka tutup untuk mengeluarkan angin
sumber gambar : http://en.wikipedia.org/wiki/Schrader_valve

{indexia} Report belanja dan pergantian Engine Mounting, Bushing Arm dan Belt Aerio

sumber : kaskus


Pagi semua, kali ini gw mau report dulu ...
Malam minggu ane nimbrung di blognya oom Singa berusaha mencari sedetail mungkin mengenai masalah kaki-kaki, mulai dari shocbreaker, engine mounting, dll. Kebetulan gw juga lagi cari tempat yang tepat untuk beli suku cadang, akhirnya ane putuskan untuk belanja di Sentosa Atrium atas rekomendasi bro ZicZac dan rekomendasi dari salah satu postingan dari blognya oom Singa.

Gw sms dah tuh mbak Ningsih nanya kalau hari minggu toko di Atrium-nya buka gak? Ternyata dibalas, doi bilang katanya buka. Sebelum ane meluncur, bini alias pacar gw masak yang berarti gw harus nunggu kelar masaknya sekalian makan. Ywdah, alhasil jam setengah 2 dah baru berangkat ...

Skip .. skip ..

Sampe di Atrium langsung nyari dah tuh toko, gak lama sih nyarinya akhirnya ketemu juga. Belanja belanja ... akhirnya total DC yang harus gw keluarin untuk kali ini berkisari di angka 1 juta dengan rincian parts yang ane boyong untuk jajan my Aira:

gambar 1 - belanjaan


Supaya enak gw memutuskan untuk ganti parts2 sebagai berikut:

  1. 1 pc Emon Kanan (275rb)
  2. 1 pc Emon Kiri (345rb)
  3. 1 pc Emon depan (225rb)
  4. 1 pc Bushing Arm Kanan - Belakang (115rb)
  5. 1 set Belt (Yang Kedinamo & AC) (65rb)
  6. Lampu rem (15rb)


... pas mau pasang, gw tanya biasanya pasang dimana, pegawai disana nunjukin bengkel di atas, pas kesana malah mau tutup secara udah jam setengah 3 lewat. Tapi sempat sih dihitungin total jasa kalau mau pasang parts .. kalau gak salah untuk 1 item dikenakan 80rebu plus ada 1 item yang 155rebu ...totalnya sekitar 400ribuan donk . Gw disuruh balik lagi besoknya.

Pas keluar, gw ketemu karyawan toko Sentosa, katanya kalau mau ada bengkel rekanan mereka tapi di gedung proyek lama (seberang Atrium). Ywdah, gw iya in aja. AKhirnya datang montir buat jemput gw.

Skip .. skip ..

Sampe di TKP ... sembari nunggu dingin gw ngobrol2 sama bini ane. Setengah jam kemudian baru deh dikerjain ntuh Aira gw. Kata mekaniknya, kalau Suzuki mesti nunggu dingin dulu supaya baut-bautnya gampang dibuka.

Sori gak sempat foto seluruh kerjaannya sih berhubung gw juga lagi ada urusan yang lain, jadi sesempat-sempatnya aja gw foto.

gambar 2 - Emon kanan sudah kembung

Service injakan pedal kopling Aerio yang keras dengan mengganti Repair Kit Master Kopling atas dan bawah {Diar}

sumber : kaskus

Awalnya dirasa ketika pagi pas boil keluar garasi, pedal kopling kerasa enteng & empuk nah setelah beberapa jam dipake kopling kerasa jadi keras..krekk krekk kalo di injek mungkin karena panas jadi memuai tu, bunyi sih enggak tapi kayak ngerasa ada benturan/gesekan setiap kali nginjek kopling jadinya gak enak banget akhirnya ane panggil mekanik sebelah rumah sambil injek-injek kopling gak lama dia nyaranin untuk ganti repair kit kopling, daripada kaki risih ane ganti aja deh...

Berikut foto-foto Repair kit Kopling


gambar 1 - Repair Kit Atas dan Bawah


gambar 2 - Repair Kit Atas dan Bawah

DIY : Pasang Relay Headlamp merk MX-11 Proffessional pada Baleno Next G

Langsung pasang aja dah hasil kiriman pembelian MX-11 Proffessional. Relay with stabillizer yang bikin penasaran karena diklaim lebih terang daripada relay headlamp biasa.

gambar 1 - MX-11 Proffessional relay with stabillizer

Dengan harga 100rb sebenernya juga cukup murah kalaupun hasilnya mirip dengan relay lampu biasa. Kabel sudah rapi disertai pembungkus kabel serta soket yang plug and play. Simpel bener pemasangannya meski ga melihat manual (tapi cari manual cara pemasangan juga ga ada).

Here we go, ada 2 "unit kabel", pertama adalah unit utama, dan kedua adalah kabel ke headlamp (gambar 2).

gambar 2 - 2 "unit kabel" dan soket-soketnya

A. pasang ke bohlam lampu H4 aka headlamp utama. Ada dua untuk kiri dan kanan
B. Ring untuk ground, ada dua juga kiri dan kanan (foto yang di sebelah kanan terlihat menupuk ama soket A (susah motonya). Pasang baut ke ground / body atau ke negatif aki juga boleh.
C. Soket untuk dipasang ke main Unit MX-11 (berpasangan dengan D)
D. Soket untuk dipasang ke kabel yang dibawahnya (berpasangan dengan C)
E. Soket menuju original kabel headlamp yang ke bohlam (pilih salah satu kabel saja - soket J pada gambar atau gambar 7 *di gambar salah label mestinya E bukan C)
F. Fuse alias sekering pengaman
G. Main Unit MX-11

DIY : Pasang Asesoris Water Temp LED Digital pada Baleno Next G 2003

Dari pembelian water temperatur LED digital, newbie langsung test pasang saja.

gambar 1 - Water temperatiur LED Digital

gambar 2 - Part-part pembelian

A. Bracket display
B. Display LED Digital
C. Isolasi Double Tape
D. Sensor Water Temperatur
E. Klem selang
F. Adaptor 3.5 cm
G. Selang Radiator

Hmmm kali ini pemasangan bakal lebih mudah dari pemasangan Water Temp merk Timex yang dulu, secara adaptor, klem bahkan braket display sudah ada. Sudah begitu harga yang didapat cukup menarik yaitu 140 rb untuk Water temperatur unitnya (A - D), plus adaptor 50 rb (F). Selang radiator (G) bahkan klem (E) dapet bonus / gratisan. Sengaja newbie langsung pesan dengan adaptor karena pengalaman terdahulu cukup ribet mau cari / bikinnya, jadi daripada repot bayar 50 ribu aja.

DIY : Serap Kelembaban Bagasi Sedan ( Next G ) untuk mencegah bau, jamur maupun karat

Gambar 1 - Dahlia Serab Lembab

Berdasarkan temuan karat di lantai bagasi Next G, newbie coba untuk melakukan tindakan preventif tambahan. Berbeda dengan Aerio ataupun hatchback dimana bagasi menyatu dengan kabin sehingga kelembaban bagasi ikut terkontrol oleh Air Conditoner, Next G yang adalah sedan memiliki bagasi yang terpisah dengan ruang kabin utama sehingga kelembaban bagasi dikuatirkan menjadi tinggi. Kelembaban ini dikuatirkan menimbulkan banyak masalah seperti karat, bau ataupun jamur. Untuk itu newbie berinisiatif meletakkan bahan penyerap kelembaban untuk lemari ataupun untuk rumah tangga di bagasi Next G. Kebetulan sewaktu ke Lottemart newbie mendapati bahan yang dimaksud, newbie memilih merk ini karena pertimbangan ada hadiah refill tambahan, Harganya 10ribu terdiri dari main unit (di dalamnya sudah ada bahan aktif tapi masih terbungkus plastik) serta refill tambahan satu bungkus.


Gambar 2 - Main Unit

Langkah-langkahnya sederhana saja, buka main unitnya dengan cara mengulir lepas tutupnya. Di dalamnya terdapat bahan aktif yang masih di dalam plastik (gambar 3). Gunting plastiknya dan tuang ke dalam wadah main unit (gambar 4). Tutup ulang penutupnya dan letakkan di bagasi sedemikian sehingga tidak mudah jatuh, newbie meletakkannya di samping kanan yang terdapat celah peletakan barang sehingga tidak akan bergeser-geser apalagi jatuh dan tumpah biarpun mobil terguncang.

{ndy2345} Custom shock kanibal baleno lama dan per All New Corolla dan Eibach untuk Aerio facelift

gambar 1 - Shockbreaker baleno lama

-
gambar 2 - shockbreaker baleno lama, selang rem ikat kawat

Bahan : Dipasang di Aerio 2005,Shockbreaker Baleno Lama dimodif, Per Eibach buat depan tetapi dipasang di belakang, Per All New Corolla depan dipasang di depan.
Target : Biar bantingan enak, setelah beberapa kali eksperimen, pingin pendek tapi enak.
Bengkel : Dian Per di Pondok Bambu Jaktim
Biaya : Modif 4 shock 1.2 jt include shockbreaker 4 pcs, harga tidak termasuk per karena bawa sendiri
Hasil : Empuk, Jarak ban ke fender 2 jari yang depan, yang belakang 1 jari di Velg Ring 16. Bantingan jadi empuk, di test di atas 120 kpj jadi ga stabil, ga rekomen buat ngebut.

{freak_hn} Report penggantian kopling set Aerio

gambar 1 - Dek Laher aka Release Bearing sudah bunyi

Dek Laher dan pilot bearing sudah bunyi semua, diganti 1 set kopling 835rb ori SGP lokal khusus untuk Aerio. Sekalian ganti seal kruk as orisinil 122rb. Kilometer 85000. Ganti di Ari Motor specialis suzuki, sparepart ambil di Sumber Cahaya di BSD Autopart. Ongkos bongkar pasang termasuk amplas flywheel 250rb.

gambar 2 - Kampas kopling abis

{danee120} Report ganti kabel body set Aerio karena konsleting

 gambar 1 - Bongkar dashboard

 gambar 2 - inden kabel body

Gara-gara kabel alarm sobek ada isolasiban di kabelnya yang terkelupas, menyebabkan konsleting dan merambat ke semua kabel body. Permasalahan kabel udah merembet rusaknya, menyebabkan semua karet-karet pelindung mengelupas semua.

DIY : {centraltech8} perbaiki central lock Next G

Central lock supir rusak motornya hangus.. Mau beli mesti 1 set 1,3jt, Jd akalin pake motor centrallock biasa yg 35rb. Cuma bunyi nya kasar aja pas ngelock.. Kasar dikit sih =D Dudukan gak ada rubah-rubah, Bener-bener simpel.. Tinggal nyambung 2 kabel aja.. Trus bor utk baut pompa nya... Maen sistem jepit di batang lock :D Besi yg dr pompa dgn besi tuas lock pintu..kan mesti di baut biar ngikut .. Nah baut nya model jepit :D

Gambar 1 - Door Trim

Gambar 2 - Lepas sekrup central lock dari doortrim

{RinaRose} Report penggantian pipa radiator yang bocor penyebab overheat Aerio

video

Permisi,

Numpang share dikit yee....
Si creamer hari sabtu lalu ngompol *haLah!* alias pipa radiator bocor...
Jadi sdikit overheat (penampakan terlampir)

Langsung tlp BeRes PanjuL-Ps.Mgg buat di cek n diopname

Berikut hasil pengobatannya :


Thermostat
149.091
Oring 2 buah
17.272
Hose wtr Throt Body Outlet
31.818
Hose wtr throt Bdy Inlet
34.091
Hose wtr By pass
13.636
Motor assy Fan
489.909
Shroud
422.727
Fan Cooling
231.818
Suzuki Coolant
80.000
Fuse 30A
6.818

Jasa Opas :

Ganti Thermostat
315.000
Ganti extrafan +air radiator
110.000
Ongkos Derek
227.272

Total biaya : 2.133.997



Harga belum termasuk diskon Jasa 15% dan diskon Part 10% (member AIC) dan belum termasuk PPN 10%


Salam,

RinaRose
AIC-25